Jumat, 07 Agustus 2015

New Town

hi, lama sudah gak nulis, dan memang sebenernya males nulis meskipun banyak waktu luang, seluang kabin angkot bintaro kalo lagi jam 2 malem. 
Time Flies dan Tak terasa jiwa dan raga beta ini sudah berada di Kota kecil indah di Kalimantan Tengah, Sampit karena panggilan tugas.  
Mungkin nama daerah ini sempat populer nan top markotop di jagad pertelevisian republik Indonesia dan mungkin dunia di tahun 2000-an, waktu badanku masih mungil, wajahku imut dan kepalaku ini masih merasa pusing berkutat dengan pelajaran SMP. Penyebabnya tak lain dan tak bukan karena konflik etnis yang merenggut ratusan jiwa di Kota ini. Sampe sekarang pun kalo mbah gugel ditanya soal tempat ini pasti jawaban teratasnya masih seputar konflik ini sembari raut muka sok taunya menunjukkan gambar-gambar disturbing, silakan dicek.... 
Tapi untungnya semua sudah berlalu dan sekarang kondisi sudah aman, sentosa, asri dan permai dengan kicauan burung di pagi hari hhhmmm :D
Kotanya enak, ada Bandara yang bisa muat pesawat Boeing, ada Pelabuhan Sungai yang disinggahi kapal-kapal Pelni, ada terminal bus AKAP, ada Mall juga dan yang gak kalah ngehits, ada Band fenomenalnya juga yang konon vokalisnya adalah Pak Bupatinya, barusan ane liat di yutub hehehe
Sebenernya ingin ngepost deskripsi yang lebih komplit soal Kota Sampit, namun berhubung Pict yang ane jepret belom kepindah ke laptop, jadi mungkin besok aja, Insyaallah.